By: Ugha Anugrah, Mahasiswa pasca Sarjana STFI Sadra

SPOTSATU.COM ---- Seperti yang sudah-sudah dan banyak diulas orang, perempuan merupakan makhluk dengan sejuta misteri yang bakal selamanya menjadi teka-teki sulit dan tak kunjung dapat diselesaikan. Terutama bagi orang-orang yang senang melebeli sesuatu dengan kata tabu.

Perempuan secara sederhana dapat difahami sebagai pemilik kepribadian yang berlawanan dengan laki-laki meski orientasi antar keduanya cenderung sama,  sama dalam ikhtiar pemenuhan jasmani yang bersifat internal dan berbeda pada naluri yang bersifat ekternal.

Nah, kebutuhan jasmani seperti makan, minum,  dan sampai kepada kebutuhan hubungan seksual, apabila hal ini tidak dipenuhi maka akan terjadi masalah yang bisa berujung pada kematian. Sedang naluri meliputi rasa mempertahankan diri,  pengkultusan,  serta  ketertarikan terhadap sesuatu sehingga apabila hal ini coba ditolak maka akan menimbulkan rasa kecemasan.

Hal diataslah yang akan dijadikan dasar untuk menghubungan antara perempuan, bokep,  dan bagaimna ia mendapatkan fantasi dari prilaku tersebut.

Ngomong-ngomong tentang bokep, ada beberapa hal yang mesti diluruskan terlebih dahulu sekaitan pengertiannya. Dari wikipedia kita akan menenerima penjelasan bahwa bokep merupakan konten yang sengaja dibuat untuk menarik hasrat sexsual. Nah dari penjelasan tersebut akan ditemukan kata kunci yakni " konten" sehingga segala hal yang dibuat secara sengaja untuk menarik hasrat sexsual baik itu dalam bentuk gambar,  video,  suara, serta tulisan kesemuanya disebut sebagai bokep.

Seperti yang dijelaskan bahwa perempuan adalah  makhluk yang berbeda kepribadian dengan laki-laki walau orientasinya sama saja. Artinya kalau banyak dari laki-laki menyukai bokep atrinya ada banyak juga perempuan yang menjadikan bokep sebagai candu walau mungkin jenih konten yang banyak di akses perempuan berbeda dengan laki-laki.

Berkaitan dengan dorongan seksual laki-laki cenderung menyukai hal-hal yang sifatnya praktis dan terfokus kepada tujuannya, sedang perempuan sekaitan dorongan sexsual lebih menyukai tantangan, misteri,  ikut andil dan semacamnnya. Sehingga ketika dikaitkan dengan bokep maka laki-laki akan memilih mengakses konten berupa gambar,  video, serta audio. Sedang perempuan akan lebih memilih mengakses konten berupa tulisan,  atau anime yang memiliki unsur cerita didalamnya.

Dipilihnya konten berupa tulisan yang memiliki alur cerita, dikarenakan bagi perempuan hal ini satu-satunya tempat yang aman untuk memenuhi dorongan sexsualnya sebab dari konten tersebut dapat ditemukan hal yang mereka senangi atau kurang disenangi sekaitan informasi hubungan sexsual.  Serta dengan tulisan perempuan juga lebih merasa bebas mengekspresikan fantasinya maka nama seperti Ayu Utami,  Nining,  Claura, Herlinatiens, Katrin, dll saya rasa cukup mewakili berapa candunya perempuan dengan bokep.

Kurang digandrunginya konten berupa gambar dan video bagi perempuan, disebabkan hal yang ditampakkan dari konten tersebut hanya menjadikan perempuan sebagai pemeran pembantu dari laki-laki yang kebanyakan ditetapkan sebagai pemeran utama,  padahal perempuan membenci di pertontonkan sebagai sosok yang hanya bisa terlentang diatas tempat tidur dan diiringi desahan kenikmatanya karena tidak dapat membendung kerna kerja keras laki-laki dalam menggali lubang berlian.

Selanjutnya, diaksesnya konten bokep bagi perempuan tidak lain adalah ekspresi kepribadiannya yang menyukai misteri,  penuh drama serta tantangan sehingga kurang menyenangi bokep vulgar seperti yang sering di akses oleh laki-laki dalam bentuk gambar dan video.  Sebab bagi perempuan Sex idealnya merupakan hal yang intim dimana keduanya bisa saling menikmati.  Intinya laki-laki dan perempuan sama-sama penikmat bokep walau kontennya berbeda.

Jadi jagan lupa Konseling. 


(*)

Previous Post Next Post